WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Guna meraup keuntungan sebesar-besarnya, oknum travel umrah berkantor cabang di Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan diduga nekat memalsukan data vaksin jemaah, agar tetap bisa berangkat. Data jemaah tersebut tercatat sudah vaksin, padahal yang bersangkutan sebenarnya tidak divaksin.
Pemalsuan data vaksin jemaah ini diduga kuat juga melibatkan oknum petugas kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, H Gusti M Kholdani menyangkalnya, lewat hak jawabnya atas berita berjudul Dinkes Banjar “Bungkam”, Travel Umrah Diduga Palsukan Data Vaksin Jemaah Berkantor di Martapura.
Dirinya sendiri menegaskan tidak sependapat jika ada yang mempermaikan data vaksin, mengingat vaksin untu melindungi jemaah terlebih lagi melakukan perjalanan ke luar negeri bertemu banyak orang.







