WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Guna meraup keuntungan sebesar-besarnya, oknum travel umrah berkantor cabang di Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan diduga nekat memalsukan data vaksin jamaah, agar tetap bisa berangkat. Data jemaah tersebut tercatat sudah vaksin, padahal yang bersangkutan sebenarnya tidak divaksin.
Pemalsuan data vaksin jemaah ini diduga kuat juga melibatkan oknum petugas kesehatan.
Oknum travel umrah diduga memalsukan data vaksin jemaahnya berkantor di Jalan Menteri 4 Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.
Wartabanjar.com mencoba mengonfirmasi dengan koordinator wilayah travel yang dimaksud, Fadiyah enggan memberi tanggapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, drg Yasna Khairina juga memilih bungkam. Dihubungi melalui pesan whatsapp dan menghubungi nomor teleponnya tak mengangkat.
Diwartakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr Diauddin berang.
Secara tegas dia mengatakan, menyerahkan kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya dan tentunya oknum yang terlibat ada konsekuensi hukumnya.







