Pengungsi yang dievakuasi berjalan dari bus ke tenda yang jauh lebih nyaman daripada kehidupan mereka di bunker selama berminggu-minggu.
Di tenda pengungsian, mereka mendapatkan makanan hangat, popok untuk balita, dan koneksi ke dunia luar.
Ibu-ibu di pengungkuan terlihat memberi makan anak kecil. Beberapa pengungsi juga melihat-lihat rak yang berisi pakaian yang disumbangkan, termasuk pakaian dalam baru.
Namun demikian, bagi warga yang masih tertinggal di bunker masih harus menghadapi hari-hari suram.
Komandan Ukraina mengatakan pasukan Rusia yang didukung oleh tank mulai menyerbu pabrik yang luas, yang mencakup labirin terowongan dan bunker yang tersebar di lahan 11 kilometer persegi. (*)
Editor: Erna Djedi






