Jerman Berubah Haluan Dukung Uni Eropa Setop Total Impor Minyak Rusia

“Jerman tidak menentang larangan minyak di Rusia. Tentu saja ini adalah beban yang berat untuk ditanggung tapi kami akan siap untuk melakukan itu,” kata Habeck kepada wartawan sebelum berbicara dengan rekan-rekan Uni Eropanya, seperti dilansir Aljazeera.

Jerman diketahui telah memangkas pangsa minyak Rusia menjadi 12 persen dari 35 persen, sebelum Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022.

Walaupun demikian disebutkan Jerman masih mengimpor minyak dan gas Rusia akibat kebutuhan yang tinggi.

Sementara Lindner dari Partai Demokrat Bebas yang pro-bisnis mengatakan bahwa ekonomi Jerman dapat menolerir larangan segera.

“Dengan batu bara dan minyak, sekarang dimungkinkan untuk melupakan impor Rusia. Tidak menutup kemungkinan harga BBM bisa naik,” kata Lindner.

Habeck telah mengatakan sebelumnya di Berlin bahwa tantangan utama adalah menemukan pengiriman minyak alternatif untuk Schwedt yang memasok wilayah Jerman timur serta wilayah metropolitan Berlin. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi