Astronom Arab Saudi Prediksi Bakal Ada 2 Kali Ramadhan di Tahun 2030 Nanti

Hal tersebut dijelaskan sang astronom dalam sebuah video yang diunggah pada akun media sosial Twitternya.

Diketahui, fenomena dua kali puasa dalam satu tahun masehi terakhir kali terjadi pada 1997, dan sebelumnya pada 1965.

Setelah 2030, diperkirakan ini akan terjadi lagi pada 2063.

Tahun lunar Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari yang tidak sama dengan kalender Masehi yang berlangsung selama 365 hari.

Sebagai informasi, terdapat dua metode untuk menentukan awal bulan Ramadhan yaitu rukyatul hilal (pengamatan) dan metode hisab (perhitungan).

Rukyatul hilal merupakan proses pengamatan ketampakan hilal saat matahari terbenam menjelang awal bulan pada kalender Hijriah.

Pengamatan hilal ini dilakukan dengan mata telanjang ataupun menggunakan alat bantu optik seperti teleskop.

Hilal sendiri adalah fase bulan sabit setelah bulan baru yang tampak setelah matahari terbenam atau pada waktu maghrib.

Hal ini disebabkan intensitas cahaya hilal sangat redup dibanding cahaya matahari serta ukurannya sangat tipis. (berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal