“Distributor minyak goreng curah bisa menggunakan tangki datang ke pasar-pasar, yang selanjutnya pengecer (penjual) datang menggunakan jeriken sehingga bisa menghasilkan keuntungan,” ucap Birhasani di Banjarmasin, Selasa (5/4/2022) dikutip Kamis (7/4/2022).
Sebelumnya, Birhasani mengatakan distribusi minyak goreng curah direncanakan bisa dilakukan minggu ini, namun terkendala kenaikan pajak sebesar satu persen.
“Semula pendistribusiannya direncanakan dalam minggu ini, namun berubah lagi karena pajak naik satu persen sehingga produsen dan distributor masih membicarakan ke tingkat pusat,” ujarnya. (mc kalsel)
Editor: Yayu Fathilal







