• Syin : Syarofu yang artinya : Kemuliaan
• ‘Ain : ‘Uluw yang artinya : Ketinggian
• Ba : Birrun yang artinya : Kebaikan
• Alif : Ulfa yang artinya : Kejinakan hati kepada Allah
• Nun : Nur yang artinya : Cahaya
Artinya mereka yang menghiasi bulan Sya’ban dengan mendekatkan diri kepada Allah maka mereka akan mendapatkan Kemuliaan disisi Allah, ditinggikan derajat disisi Allah, kebaikan di dalam ini dunia dan akhirat, kejinakan hati kepada Allah, serta cahaya yang membimbing serta meneranginya menjalani kehidupan.
KH Muhammad Bakhiet menyampaikan dalam pengajiannya bahwa ada terdapat lima malam yang mana Allah SWT lebih memperhatikan doa-doa kita dibanding dengan malam-malam selainnya :
• Malam Jum’at
• Malam awal bulan Rajab
• Malam Nisfu Sya’ban
• Malam Lailatul Qadr
• dan Malam Hari raya.
Malam Nisfu Sya’ban disebut juga dengan sebutan Lailatul Ghufron yang artinya Malam keampunan, maksudnya Allah SWT. memberi ampunan kepada seluruh hamba-hambanya, baik mereka yang memghidupkan peribadatan sunat pada malam Nisfu Sya’ban ataupun mereka yang hanya mengerjakan ibadah wajib saja, terkecuali mereka yang melakukan suatu kemaksiatan yang menyebabkan terhalangnya ampunan Allah kepada seorang hamba, diantar maksiat yang menghalangi ampunan Allah pada Malam Nisfu Sya’ban ialah :
• mereka yang berbantah-bantahan dan memutus tali silaturrahim
• mereka yang mengekali minum arak atau obat yang memabukkan
• mereka yang melakukan Zina
• mereka yang melakukan Riba
• mereka yang memiliki ilmu sihir, teluh, santet, dan perang maya
• Mereka yang durhaka bagi ibu bapaknya, terkecuali mereka Taubat kepada Allah sebelumnya, maka mereka akan mendapatkan ampunan dan keberkahan pada malam Nisfu Sya’ban.
Semoga kita mendapatkan keberkahan serta ampunan pada ini Bulan Sya’ban. Aamiin Ya Mujiba Sailin. (*)
Editor : Hasby







