WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Akibat banjir ini, dua warga dilaporkan meninggal dunia dan 155 Kepala Keluarga terdampak banjir serta tanah longsor tersebut pada Kamis (3/3/2022).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (6/3/2022) mengatakan, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, banjir dan longsor terjadi akibat meluapnya air di 4 sungai yakni Sungai Tondano, Sungai Sario, Sungai Malendeng dan Sungai Bailang.
“Sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Manado pada Kamis (3/3/2022) pukul 18.00 WIB,” katanya.
Data BPBD Kota Manado, kata Muhari, menunjukkan ada 13 kelurahan di 5 kecamatan yang terdampak peristiwa itu.
Rinciannya adalah Kelurahan Denlu, Kelurahan Malendeng, Kelurahan Paal Dua dan Kelurahan Ranomuut di Kecamatan Paal Dua.







