Revitalisasi Sekumpul Martapura Dijadwalkan Selesai 10 Maret 2022
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Nampak beberapa pekerja menyelesaikan pemasangan keramik pedestrian kawasan Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar, Kamis (3/3/2022) sore. Kawasan wisata religi itu sudah mulai menunjukan keindahannya.
Walau sempat mendapat protes tulisan kaligrafi pada pintu gerbang, kini pihak pelaksana proyek sudah merevisinya dan menggandeng ahli khat, Ustadz Hasanuddin.
Bagian lainnya yang sempat menjadi pertanyaan warga setempat adalah aspal Jalan Sekumpul, sempat dirasakan pengguna jalan bergelombang. Bahkan menimbulkan kerusakan baru.
Kepala Pelaksana Proyek PT Cahaya Sriwijaya Abadi, Arie Widodo saat ditemui wartabanjar.com menyampaikan, bahkan untuk pengaspalan belumlah selesai. Kondisi yang ada saat ini sifatnya sementara karena beberapa hari terakhir kawasan tersebut diguyur hujan.
“Aspal memang belum selesai, karena dua hari terakhir ini tidak bisa mengaspal total karena hujan. Semua akan diperbaiki dan saat ini progressnya sudah diatas 94 persen,” katanya .
Dia menjelaskan pekerjaan proyek yang dianggarkan sekitar Rp 32 miliar yang bersumber dari dana APBN meliputi gerbang 1A 1C 1D, Gerbang 2 (samping masjid), pedestrian (paving blok, kursi, pot bunga, bollard, wayfending), Saluran air di kanan kiri jalan beserta grill dan mainhole nya, penurunan kabel listrik dan instalasi telpon beserta pencabutan tiang-tiangnya, taman dan gardu multi fungsi (4 buah), sebagai tempat istirahat dan wudhu bila ada acara haul, gerbang jembatan empat buah, shooping arcade (di depan toko-toko), paving jalan inspeksi (samping irigasi).
“Terakhir pengaspalan dan cat canstin pada pedestrian,” imbuhnya.
Penyelesaikan pekerjaan saat ini memanfaatkan sisa waktu yang diberikan yakni 90 hari setelah habis masa kontrak pada 31 Desember 2021 lalu. Dikarenakan sempat mengalami kendala pembebasan.
Pihaknya mengusahakan pekerjaan selesai pada 10 Maret 2022, sebelum habis masa kerjanya yakni pada akhir Maret 2022. Total panjang pengerjaan proyek ini sekitar 500 meter.
"Semoga semua hasil yang dikerjakan sesuai dengan keinginan masyarakat dan diterima semuanya, Sekumpul menjadi lebih indah dan rapi serta menjadi sorotan dunia karena ada makam Abah Guru Sekumpul," harapnya. (has)