Rusdi pun mengatakan pembayaran digital layanan transportasi massal merupakan inovasi yang coba dihadirkan Dinas Perhubungan Kalsel untuk memudahkan masyarakat, sekaligus upaya memutus penyebaran COVID-19 dengan meminimalkan interaksi.
Berdasarkan data tahun 2021, BRT cukup diminati masyarakat dengan total penumpang 38.244 orang, baik dewasa maupun anak-anak.
“Pembayaran tunai bukan berarti kita hilangkan, namun kita mendorong masyarakat untuk menggunakan QRIS,” ucap Rusdi.(aqu)
Editor Restu







