Kadisdag Kalsel Pantau Penjualan Minyak Goreng, Datangi Ritel dan Produsen di HST

    WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring penjualan minyak goreng (migor) di ritel.

    Kadisdag Kalsel, Drs H Birhasani MSi, mengatakan setiap hari ritel punya target sejumlah tertentu yang dipajang, tapi jika di tempat pajangan habis, dihari yang sama tidak dipajang lagi.

    “Karena jika dipajang sebanyak-banyaknya, maka akan habis di hari tersebut dibeli masyarakat, sehingga untuk menghindari serbuan warga ataupun adanya warga yang membeli berkali-kali, bahkan untuk dijual lagi, maka setiap harinya dibatasi,” paparnya.

    Dia menyebutkan, perlu upaya percepatan distribusi migor (minyak goreng) dengan modal murah kepada pedagang pasar tradisional.

    “Hingga kini sudah lebih dari 16 merk minyak goreng murah yang sudah masuk pasar tradisional,” tandas Kadisdag Kalsel.

    Menurut Birhasani, meski demikian tidak semua pedagang sudah punya stok migor murah, alasannya, menunggu habisnya stok modal lama.

    “Hari ini (Senin, 7/2/2022) saya langsung berkunjung ke beberapa distributor yang ada di Hulu Sungai Tengah untuk bertemu dan berdialog tentang percepatan refaksi dan retur sesuai mata rantai distribusi,” ujarnya.

    Birhasani melanjutkan, “Barabai ada beberapa distributor migor yang area pemasarannya untuk wilayah Banua Anam dan sebagian wilayah Kalteng, yaitu Distributor Wings Grup, PT Pulau Baru Jaya dan HK.”

    Pada ke tiga distributor ini, sebut dia, ada delapan merk minyak goreng semuanya sudah selesai return/refaksi dengan produsen maupun pedagang.

    Baca Juga :   Haul Ke-219 Datu Kelampayan: Kapolda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel dan Dirikan Dapur Lapangan

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI