Operasi Pasar Minyak Goreng Satu Harga Diserbu Warga Tanjung Pagar dan Basirih

“Selain di Tanjung Pagar, kita juga menggelar operasi pasar minyak goreng di Kelurahan Basirih Selatan dengan jumlah yang sama 600 liter. Jadi total di dua tempat tersebut 1.200 liter,” jelasnya.

Alasan dipilihnya dua titik tersebut, kata pria yang biasa disapa Tezar ini, karena lantaran lokasinya jauh dari ritel modern.

“Yang jelas, kita (Pemko Banjarmasin) bertugas sebagai stabilisator harga di daerah sudah menyampaikan kepada mereka bahwa kewajiban seluruh pedagang (pasar di bawah pemko) untuk menjual minyak goreng dengan harga yang sudah ditetapkan,” tandasnya.

Ichrom Muftezar mengatakan, operasi Minyak Goreng Satu Harga ini sebelumnya juga sudah dilaksanakan di beberapa lokasi.

“Selama Januari, sejak ada kebijakan pemerintah Minyak Goreng Satu Harga, setidaknya sudah empat kali digelar operasi pasar . Yang dijual tidak hanya minyak goreng, tetapi ada gula dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau,” ujarnya. (edj)

Editor: Erna Djedi