Georgina Rodriguez Ungkap Sisi Kehidupannya Setelah Pacaran dengan Cristiano Ronaldo Dalam Film Dokumenter Netflix
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Kekasih Cristiano Ronaldo, Georgina Rodriguez mengungkap sisi kehidupannya setelah bertemu dengan pemain Manchester United Cristiano Ronaldo dalam sebuah serial dokumenter yang ditayangkan di Netflix.
Dalam serial itu, dijelaskan bagaimana ia menikmati hidup terbang dengan jet pribadi, dan menghabiskan Rp 433 juta untuk dua botol anggur berkualitas dan Rp 2.8 miliar untuk tas tangan.
Rodriguez juga mengatakan bagaimana ia mengerti rasanya tidak memiliki apa-apa hingga bagaimana rasanya memiliki semuanya.
Dia bersikeras dia tidak akan pernah melupakan dari keluarga mana dia berasal sebelum Ronaldo masuk ke dalam hidupnya.
Namun kini muncul sosok yang mengaku sebagai keluarga Rodriguez dan mengungkapkan masa lalunya.
Sosok tersebut adalah pamannya, Jesus Hernandez yang mengaku bahwa keponakannya itu mengabaikan mereka setelah dia bersama Ronaldo.
Hernandez menceritakan bagaimana dia membantu membesarkan Rodriguez setelah ayahnya dipenjara karena penyelundupan narkoba.
“Dia (Rodriguez) mungkin merasa malu pada kami dan menganggap dia lebih baik dari kami karena kami tidak kaya,” kata Hernandez, seperti diberitakan oleh The Sun.
Hernandez mengatakan tidak pernah meminta apapun padanya.
"Dia hanya menelepon sekali atau dua kali sejak saya tahu dia berkencan dengan Ronaldo,” tambahnya.
Selain sang paman, kakak tirinya, Patricia Rodriguez, juga mengungkapkan kekecewaannya.
“Ketika itu adalah hari ulang tahun putra saya, saya bertanya apakah dia (Rodriguez) bisa meminta Cristiano untuk menandatangani baju untuk anak laki-laki saya dan dia berkata ‘Tidak'.”
Kata Patricia, Gerogina tidak ingin mengganggu Ronaldo karena Ronaldo sedang berlibur.
Neneknya yang meninggal tiga tahun lalu di usianya yang ke-80 diungkap juga tidak pernah dipertemukan dengan anak kandung Rodriguez bersama Ronaldo, yaitu Alana Martina.
Rodriguez sendiri mengalami kesulitan sebagai seorang anak.
Dia dibesarkan di Jaca, sebuah kota di timur laut Spanyol.
Ibunya yang berasal dari Spanyol, Ana Maria Hernandez, bertemu dengan ayahnya yang berkebangsaan Argentina, Jorge, setelah dia pindah ke negara tersebut.