“Dengan resminya 7 titik BBM Satu Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” jelas Freddy Anwar, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.
Freddy menambahkan realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 101.896 KL.
Hal ini menunjukkan bahwa program BBM 1 harga ini telah berhasil memberikan akses energi yang mudah dengan harga yang sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Komite BPH Migas, Abdul Halim dalam sambutannya menyampaikan harapannya akan BBM 1 Harga bagi masyarakat.
“Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya. (edj)
Editor: Erna Djedi







