Aiptu Leni Mariani Pertemukan Nana dengan Keluarganya, Terpisah Belasan Tahun
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Terpisah 15 tahun lebih, suasana haru nampak saat Nana Rosmiana (37) berkomunikasi melalui video call dengan keluarganya di Lombok Nusa Tenggara Barat.
Nana Rosmiana akhirnya kembali bertemu dengan keluarganya berkat Aiptu Leni Mariani yang merupakan salah satu anggota Polsek Banjarmasin Timur.
Dirinya berangkat ke Lombok pada 24 November 2021 lalu, sebelum berangkat dirinya meminta bantuan Nana Rosmiana yang merupakan asisten rumah tangga tetangganya. Nana pun bercerita bahwa mempunya keluarga di Lombok namun sudah lama tidak mengetahui kabar berita atupun keberadaan keluarganya tersebut.
Saat itulah Nana meminta bantuan Aipda Leni mencari sanak keluarganya di Lombok. Tanpa mengantongi data identitas keluarga Nana secara lengkap, hanya mendapatkan informasi dari Nana bahwa seingatnya dulu keluarganya tinggal di daerah Semayam.
"Saya dapat sebuah nomor dari Bhabinkamtibmas disana yang akhirnya saya hubungi malam-malam, tapi tidak di angkat. Setelahnya nomor itu menghubungi saya kembali subuhnya. Orang itu bernama Ibu Roh yang mengaku bibinya mbak Nana," kata Aiptu Leni.
Untuk memastikan, ia pun meminta untuk melakukan video call bertiga dengan Nana. Dan ternyata benar, meski sudah terpisah 15 tahun lebih, mereka masih saling mengenali. Tak ayal video call subuh itu diwarnai tangisan haru antara dua keluarga tersebut.
"Saya juga sempat ikut nangis," tutur Aiptu Leni yang merupakan pelatih Paskibraka Kota Banjarmasin.
Menurut Aiptu Leni, keluarga yang di Lombok mengira Nana telah meninggal dunia karena sama sekali tidak ada kabar. Setelah itu pun baru diketahui bahwa ibu Nana yang bernama Arniyah sudah memiliki suami baru dan sekarang tinggal di Brunei Darusallam.
Semenjak itu, dua keluarga yang lama terpisah itu akhirnya saling tukar nomor handphone agar dapat terus berkomunikasi.
Nana Rosmiana berterimakasih kepada perempuan yang menjabat Kanit Propam Polsek Banjarmasin Timur itu.
Bahkan sangking bahagianya, menurut Nana, ibunya yang saat ini berada di Brunei Darusallam ingin mengontak Kapolda Kalsel atau Kapolresta Banjarmasin karena telah berhasil mempertemukan mereka kembali.