Pemrov Kalsel melalui Dinas Perdagangan yang didukung oleh Pemda Kabupaten/kota, Bulog serta pelaku usaha tetap berupaya melakukan langkah antisivasi, antara lain dengan menggelar pasar murah serta pengamanan jalur transportasi dan kelancaran arus barang antar daerah, pelaku usahapun sudah lebih dini dihimbau untuk meningkatkan pasokan dan stoknya.

Tentunya Disdag Provinsi Kalsel juga akan bekerjasama dengan Satgas Pangan Polda Kalsel dan Polres Kabupaten/kota, untuk mengamankan dan mengawasi pendistribusian Bapok.

"Untuk mencegah terjadinya upaya-upaya penimbunan, maka pengawasan juga harus dilakukan," pungkas Birhasani. (Qyu)

Editor : Hasby