Jalani Rehabilitas Di BNNK Banjarmasin, Seorang Penyintas Berhasil Keluar Dari Jerat Narkoba
Sebelum memutuskan untuk rehabilitasi, ia sempat takut untuk meminta bantuan untuk direhabilitasi, lantaran takut keluar pekerjaannya pada saat itu, namun karena tekadnya sudah bulat ingin keluar dari jeratan narkoba, maka ia memutuskan untuk meminta bantukan kepada para ahli di BNNK Banjarmasin.
"Setelah dipikir-pikir lagi, dari pada saya lebih hancur lagi, lebih baik saya direhab saja, walaupun saya harus keluar dari pekerjaan saya juga tidak masalah, dan segala resikonya juga akan saya tanggung, asalkan saya bisa sembuh," tutur si A.
Ia juga membeberkan, kalau dirinya sempat menjalani rehabilitas kurang lebih selama 3 bulan di BNNK Banjarmasin.
"Selama rehab, yang saya jalani itu ada 8 kali pertemuan. Yang mana dalam 8 kali pertemuan itu saya dibina dengan baik oleh para ahlinya, sampai saya benar-benar bisa terlepas dari penggunaan narkoba," katanya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak BNNK Banjarmasin, yang sudah mau membantu dirinya sampai terlepas dari dunia hitam itu.
"Awalnya saya mau bingung juga mau kemana, setelah cari-cari info ternyata ada layanan rehabilitas di BNNK kota Banjarmasin, terlebih lagi layanan rehabilitasi itu gratis, jadi saya mengucapkan terimakasih banyak kepada BNNK Banjarmasin," ucapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat, agar jangan sampai terjerumus kedalam dunia narkoba, karena resikonya sangatlah berbahaya.
"Narkoba itu memang nikmat saat digunakan, hanya saja kenikmatannya hanya sesaat dan membuat kita candu. Namun dibalik kenikmatan itu semua, banyak resika yang berbahaya, seperti rusaknya tubuh kita dan juga ancaman pidana karena hal tersebut melanggar hukum," jelasnya.
"Jadi bagi yang belum pernah mengggunakan, sebaiknya jangan pernah coba-coba menggunakannya dan bagi yang sudah terlanjur menggunakannya, sebaiknya cepat mengikuti program rehabilitas, sebelum semuanya terlambat," pungkasnya. (Qyu)
Editor Restu