WARTABANJAR.COM - Kasus penggelapan aset tanah keluarga Nirina Zubir terus bergulir.

Diketahui Nirina Zubir kehilangan aset Rp 17 miliar akibat ulah Asisten Rumah Tangganya (ART) yang membalik nama sejumlah aset.

Terkait kasus tersebut, Nirina Zubir memberikan klarifikasi di sejumlah media massa, satu di antaranya TV One.

Namun kejadian tak terduga terjadi. Nirina Zubir memilih walk out dari Tv One saat live. Ia pun menganggap bahwa TV One hanya memberi panggung kepada pengacara yang membela mafia tanah.

"Saya kecewa sekali sama TV One, saya memberi waktu saya untuk klarifikasi untuk bicara dengan BPN tidak diberi tahu ada lawyer yang baru datang kemudian mengambil waktu saya yang menjelaskan asal-asalan. Jadi terima kasih TV One yang memberikan panggung kepada orang-orang yang tidak layak di sini. terima kasih," ucap Nirina Zubir dikutip dari YouTube pada Jumat (19/11/2021).

Kekecewaan juga diungkap Nirina di akun Instagram pribadinya.

"Sumpah kecewa banget sama tvOne, Na enggak ngerti, maksud Nirina udah memberikan waktu Nirina banyak," tutur Nirina dikutip dari akun @nirinazubir_.

"Dari jam 5.30, sampai detik ini Nirina belum selesai melakukan wawancara, tapi apa yang terjadi, tvOne menjebak Nirina live bersama seseorang yang mengaku kuasa hukum dari tersangka Riri Khasmita, yang kita ketahui bukan dia," ujar Nirina.

Nirina menyayangkan tindakan salah satu stasiun televisi itu karena memberikan panggung terhadap pengacara tersebut.

"Kalaupun itu dia lawyer baru, come on, banyaklah pasti lawyer-lawyer yang pada saat seperti ini bermunculan, tapi masak sih dikasih panggung?," ucap Nirina.

Mengaku kecewa, Nirina kemudian menuntut permintaan maaf.

"I'm very disappointed, saya dan lawyer meminta surat permohonan minta maaf dari tvOne," ujarnya di akhir video.

Nirina Zubir dan keluarga telah menjadi korban mafia tanah yang melakukan penggelapan aset lahan tanah mencapai angka Rp17 miliar.

Pelaku dari penggelapan aset tanah adalah orang dekat almarhumah ibunda Nirina Zubir yakni mantan asisten rumah tangga (ART).