“Kejadian ini terjadi sebanyak tiga kali dalam kurun waktu yang berbeda,” imbuhnya.
Dia menerangkan, peristiwa ini baru di ketahui ibu korban pada 22 maret 2021 dan selanjutnya memeriksakan keadaan korban ke psikolog dan selanjutnya pelapor didampingi ibunya melaporkan ke Polres Banjarbaru. (has)
Editor : Hasby







