DKI Jakarta Kembali Sumbang Kasus Positif Covid-19 Tertinggi Disusul Jawa Barat

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi.

Provinsi DKI Jakarta menambahkan 187 orang dan kumulatifnya 848.291 orang diikuti Jawa Barat menambahkan 80 orang dan kumulatifnya 690.598 orang, Jawa Timur menambahkan 44 orang dan kumulatifnya 368.880 orang, Jawa Tengah menambahkan 42 orang dan kumulatifnya 454.059 orang serta Sumatera Barat menambahkan 29 orang dan kumulatifnya 87.529 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi, yakni:

  1. DKI Jakarta menambahkan 71 kasus dan kumulatifnya 862.643 kasus
  2. Jawa Barat menambahkan 60 kasus dan kumulatifnya 706.800 kasus
  3. Jawa Tengah menambahkan 47 kasus dan kumulatifnya 485.757 kasus
  4. Jawa Timur menambahkan 33 kasus dan kumulatifnya 398.847 kasus
  5. DI Yogyakarta menambahkan 28 orang dan kumulatifnya 156.287 orang.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, ada 5 provinsi dengan angka tertinggi yakni :

  1. Papua sebanyak 1.660 kasus,
  2. Jawa Tengah sebanyak 1.525 kasus,
  3. Jawa Barat sebanyak 1.488 kasus
  4. DKI Jakarta sebanyak 765 kasus
  5. Lampung sebanyak 669 kasus

Selain itu, per hari ini terdapat 9 provinsi yang menambahkan kasus kematian.

  1. Sulawesi Utara menambahkan 6 kasus dan kumulatifnya 1.050 kasus
  2. Jawa Timur 4 kasus dan kumulatifnya 29.667 kasus
  3. Jawa Tengah menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 30.173 kasus
  4. Lampung menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 3.831 kasus.

Sementara 5 provinsi lainnya menambahkan 1 kasus harian yaitu Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.714 kasus, DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.258 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.035 kasus, Kalimantan Selatan dengan kumulatifnya 2.390 kasus serta Bangka Belitung dengan kumulatifnya 1.450 kasus.

Di samping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 49.638.862 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.880.651 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 40.058.745 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,24% dan positivity rate spesimen mingguan (31 Oktober – 6 November 2021) di angka 0,36%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 27 spesimen.