Dilansir laman IG BPBD DKI, potensi Dampak Hujan Lebat untuk Dampak Banjir/Bandang dapat terjadi di Jabodetabek di wilayah berikut :
- Kota Jakarta Timur (siaga)
- Kota Jakarta Selatan (siaga)
- Kota Bogor (siaga)
- Bogor (siaga)
- Kota Bekasi (siaga)
- Kota Depok (siaga)
- Sukabumi (waspada)
- Cianjur (waspada)
- Tangerang (waspada)
Detail informasi prakiraan berbasis dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui tautan berikut: https://signature.bmkg.go.id
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es) yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku saku “Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat” melalui tautan http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir
Jika mengalami atau menemukan keadaan darurat, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112. Laporkan bila ditemukan genangan/ banjir melalui aplikasi JAKI.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menerapkan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama,” begitu informasi yang disampaikan BPBD DKI. (edj/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






