Jalan sunyi yang sering dilakukan seorang HI bukanlah hal yang dibuat-buat, begitulah apa adanya beliau dimata orang yang mengenalnya lebih dalam. Termasuk tangan dinginnya membesarkan jhonlin group seperti sekarang ini.
Bagi kota Batulicin, tidak sedikit kiprah yang dilakukan pak haji, Jiwa filantropis dan kedermawanannya sudah tidak terbantahkan. Ribuan guru, teman sekolah diumrahkan, Ikon kota seperti masjid dibangun megah, apalagi perkantoran Jhonlin yang menjadi landmark perkantoran yang modern dan bervisi jauh kedepan namun jauh dari Jakarta jelas sesuatu yang butuh komitmen.
Itu hanya beberapa, tidak semua harus dijabarkan.
Efek multiplyer dengan adanya pabrik dilokasi penghasil, jelas sangat feasible secara bisnis. Tidak usah bicara berapa banyaknya tenaga kerja yang bakal terserap, ini sudah otomatis bonus yang akan diterima orang banyak.
Membangun pabrik diluar Jawa jelas hanya bisa lahir dari kematangan konsep dan visi bekerja. Selain soal keberpihakan investasi lokal. Gerak senyap seorang HI bisa jadi mengejetkan pebisnis yang malas mengambil resiko, membangun pabrik hilirisasi apalagi mendukung program pemerintah bisa jadi bukanlah tindakan populis bagi owner lain.
Seperti adagium ‘Mau cuan besar jangan jauh dari Jakarta’.













