Alex Marquez Akui Kesulitan dengan Ducati GP26, Fokus Cari Setelan di MotoGP Spanyol
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Alex Marquez masih beradaptasi dengan motor baru Ducati GP26. Dalam tiga seri awal MotoGP 2026, ia belum menunjukkan performa maksimal dan mengaku perlu mencari setelan terbaik agar bisa kembali kompetitif.
Rider Gresini Racing ini menjalani musim 2026 dengan motor Desmosedici GP26, motor yang setara dengan tim pabrikan Ducati. Namun, hasilnya belum sesuai harapan. Dari tiga seri pertama, Alex gagal finis di Thailand, menempati posisi keenam di Brasil, dan ketujuh di Amerika Serikat. Total raihan poinnya baru 28 poin, menempatkannya di posisi kedelapan klasemen sementara, tertinggal 53 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi.
Adaptasi dengan Motor GP26
Alex mengakui bahwa GP26 memiliki karakter berbeda dibanding GP24 yang ia gunakan musim lalu. Menurutnya, GP24 lebih cocok dengan gaya balapnya. Meski begitu, ia optimistis GP26 masih bisa disetel lebih halus agar sesuai dengan kebutuhannya. “Saya sedikit lebih kesulitan dengan motor ini, tetapi kami memiliki opsi yang lebih baik,” ungkapnya.
Balapan berikutnya di Sirkuit Jerez, Spanyol, menjadi kesempatan penting bagi Alex untuk menemukan ritme. Ia berharap bisa memanfaatkan pengalaman dan dukungan tim untuk meraih hasil maksimal di hadapan publik Spanyol. “Meskipun baru balapan ketiga, tidak perlu panik. Kita harus menunggu sampai balapan kelima atau keenam,” ujarnya.
Tekanan Kompetisi
Alex menilai persaingan MotoGP 2026 semakin ketat, terutama dengan dominasi Aprilia di awal musim. Ducati, termasuk dirinya, dituntut untuk segera menemukan solusi agar tidak tertinggal. Tekanan ini membuat proses adaptasi dengan motor baru semakin menantang.
Manajemen Gresini Racing tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Alex. Mereka yakin dengan pengalaman dan kemampuan teknisnya, Alex bisa segera menemukan setelan terbaik. Dukungan teknis dan strategi balapan akan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan performa.