WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Sosok Reynhard Sinaga si predator seks kembali viral di media sosial karena beredar foto terbarunya yang wajahnya penuh lebam dan babak belur.

Di foto, tampak dahi Reynhard Sinaga memar, begitu pula pada pipi.

Sementara dua mata mahasiswa pascasarjana itu tampak ungu dengan tiga bagian selotip di bulu mata hingga alis.

Wajahnya juga tampak sayu.

Foto Reynhard Sinaga dengan wajah babak belur ini baru dirilis Kepolisian Inggris, Greater Manchester Police (GMP).

Reynhard Sinaga babak belur saat ditangkap 2017 lalu. Foto: Greater Manchester Police (GMP)/BBC

Walau begitu, potret tersebut bukan kondisi terkini pria 36 tahun itu.

Foto ini adalah potret penangkapan Reynhard Sinaga pada 2017 silam karena kasus pemerkosaan dan kekerasan melibatkan banyak korban di Inggris.

BBC melaporkan, pemukulan itu dilakukan si korban saat mendapat perlakuan tak senonoh dari pria kelahiran Jambi ini.

Bersamaan dengan rilisnya foto Reynhard Sinaga, seorang korbannya, Daniel memutuskan untuk buka suara dan berharap keputusan itu bisa membantu korban lainnya.

Reynhard Sinaga. Foto: istimewa/net

"Pengen bilang aja bahwa aku adalah seorang pria yang diperkosa, itu adalah hal yang sulit," kata Daniel saat berbicara kepada film Dokumenter BBC Two Cathing a Predator.

Daniel awalnya tidak mengingat kejadian saat bangun dari kediaman Reynhard Sinaga.

Baru setelah detektif GMP menunjukkan foto insiden itu, ia menyadari telah diperkosa.

"Sungguh mengerikan melihat dirimu begitu rapuh dalam foto-foto yang diambil orang lain," kata Daniel.

"Kau bisa melihat aku koma, (seolah) terlihat mati," imbuhnya.

Kejadian itu berlangsung di Manchester, Inggris pada 2015 saat Daniel merayakan ulang tahun bersama teman-temannya.

Pulang dari acara itu, mereka mencari taksi.

"Aku perlu ke toilet, jadi aku pergi ke gang dan tidak ingat apa-apa setelah itu," tuturnya.

Daniel terbangun di sofa dengan pakaian lengkap. Ia merasa gugup apalagi dengan hadirnya seseorang di hadapannya.

Kala itu ia tak berani melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.