Kawal Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Minta Bea Cukai Tetap Responsif dan Waspada

“Impor alat kesehatan, vaksin, oksigen, dan obat-obatan, semuanya difasilitasi dengan cermat dan baik oleh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Saya menyampaikan terima kasih, Anda semuanya bekerja siang dan malam secara sungguh-sungguh untuk meyakinkan bahwa proses tersebut berjalan secara baik dan tepat, serta mematuhi peraturan perundang-undangan,” terang Menkeu.

Menkeu juga menghargai langkah-langkah seluruh jajaran DJBC yang terus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi dengan mendorong ekspor kembali dari seluruh komoditas yang ada di Indonesia bertepatan dengan momentum pemulihan ekonomi global.

Menkeu menekankan hal ini membutuhkan kecermatan para jajaran dalam memberikan pelayanan.

Momentum pemulihan ekonomi secara dunia sedang terjadi saat ini, akan mempengaruhi peningkatan permintaan terhadap barang-barang yang diproduksi Indonesia.

“Kita melihat pertumbuhan ekspor yang bahkan mencapai di atas 50 persen, dan neraca perdagangan kita yang mengalami surplus terbesar dalam sejarah ini menggambarkan bahwa gerak dari ekspor dan impor akan meningkat secara sungguh luar biasa. Disini peranan DJBC sebagai institusi di garis depan akan sangat menentukan reputasi maupun kelancaran dari arus barang namun tetap patuh terhadap peraturan perundang-undangan,” tegas Menkeu.

Maka dari itu, Menkeu meminta semua kantor pelayanan DJBC yang ada di seluruh wilayah Indonesia memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sama.