“Setelah kunjungan anggota DPRD Kota Banjarmasin ke sekolah, baru setelah itu kita mendapat bantuan perbaikan,” ungkapnya.
Muliani mengatakan, dengan jumlah siswa sebanyak 105, tidak menjadi kendala besar dalam proses belajar mengajar, karena masih mencukupi dengan jumlah ruangan yang ada.
“Satu ruangan itu terisi sebanyak 18-20 siswa, jadi dengan memakai ruangan yang ada itu cukup saja,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, membenarkan anggota dewan sudah mengunjungi dan mengkondisikan di rapat anggaran tahun 2022 diharuskan rehabilitasi.
“Kami atas inisiatif dewan di anggaran 2022 harus direhab semuanya, apalagi sekolah tersebut mengamlu inklusi,” ucapnya.
Untuk tahun ini sudah diberikan bantuan dalam perbaikan ruang guru, dan untuk ruangan kelas dan lainnya akan dikerjakan pada tahun 2022. Terdapat tiga kelas yang akan diberikan perbaikan total. (qyu)
Editor: Erna Djedi







