WARTABANJAR.COM, JAKARTA —
Sosok pakar hukum JE Sahetapy dikenal ceplas-ceplos, kritis, sering memberikan pendapat di acara Indonesia Lawyer Club yang dipandu Karni Ilyas
Kini Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) itu, meninggal dunia pada Selasa (21/9/2021), pukul 06.57 WIB pagi tadi.
Kabar itu dibenarkan oleh Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik Unair, dr Martha Kurnia Kusumawardani. Ia menyebut, informasi itu didapat dari keluarga mendiang.
“Benar, beliau meninggal tadi pagi, sekitar pukul 6-7 pagi,” kata Martha.
Prof Sahetapy, begitu ia biasa dikenal, meninggal pada usia 89 tahun. Namun, Martha tak mengetahui apa penyebab pasti kematian pakar hukum tersebut.
“Karena usia. Kami masih menunggu informasi dari keluarga,” ucapnya







