WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Banjarbaru memperpanjang status PPKM level 4 hingga 20 September 2021 mendatang. Hal ini berdasarkan keputusan dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang dikoordinatori oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto.
Berdasarkan assessment KPC PEN, Kota Banjarbaru tetap berada di PPKM level 4 sebabkan oleh dua mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan angka kematian yang tinggi masih melebihi level nasional sebesar 5.12.
Kepala Bagian Humas Pemko Banjarbaru, Dedy Soetoyo mengatakan, pemerintah pusat meminta Satgas Covid Kota Banjarbaru untuk lebih fokus dalam mengurangi mobilitas masyarakat melalui kegiatan pembatasan kerumunan, pembatasan penyelenggaraan event serta melakukan upaya pengurangan angka kematian di Kota Banjarbaru.
Berkaitan dengan angka kematian yang tinggi di Kota Banjarbaru, diperkirakan karena banyaknya masyarakat yang terlambat untuk memeriksakan diri setelah terpapar.
“Diharapkan masyarakat lebih waspada akan gejala covid dan segera melaporkan diri ke fasyankes terdekat apabila mengalami gejala covid 19 untuk mendapatkan penanganan,” katanya, Kamis (9/9/2021).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza kepada wartabanjar.com mengatakan, Kota Banjarbaru tetap melanjutkan PPKM level 4, merupakan kebijakan pusat bukan kebijakan Pemko Banjarbaru.
“Mudahan upaya ini bisa menjadikan Banjarbaru lebih baik lagi,” katanya.







