Kembalinya Saipul Jamil ke Dunia Hiburan Tanah Air Dikritik Netizen, Seksolog: Pelaku Kejahatan Seksual Jangan Diberi Ruang
Ipul mengenal korban untuk pertama kalinya di studio di sebuah stasiun televisi swasta, tepatnya di belakang panggung acara dangdut tersebut.
Awal Februari
Korban bertemu untuk yang kedua kalinya dengan Ipul, masih di studio di sebuah stasiun televisi swasta di kawasan Jakarta Barat.
Korban kemudian diundang Ipul ke rumahnya di kawasan Kelapa Gading.
Saat itu, korban bersama seorang temannya. Pertemuan korban, teman korban yang seusianya dengan Ipul di rumahnya tersebut berlangsung seperti biasa seperti layaknya orang bertamu.
Kamis, 18 Februari (pukul 01.00 WIB)
Korban bertemu untuk kedua kalinya di studio sebuah stasiun televisi di Jakbar.
Saat itu, Ipul meminta asistennya, seorang pria, untuk mencari korban.
Korban kemudian dipertemukan dengan Ipul di belakang panggung.
Korban diminta ikut ke rumahnya dengan alasan meminta untuk memijat badannya yang pegal-pegal.
Sekitar pukul 02.00 WIB
Korban memijat Ipul di sebuah kamar.
Saat itu belum terjadi apa-apa, namun kemudian korban curiga karena Ipul mulai menunjukkan hal-hal yang ganjil.
Ipul saat itu mencoba meraba bagian tubuh pribadi korban.
Setelah selesai memijat, Ipul kemudian tiba-tiba mengajak korban untuk berbuat cabul saat itu dengan iming-iming sejumlah uang namun korban menolaknya.
Ipul masih mencoba membujuk korban untuk mengajak korban berbuat mesum, tetapi korban menolak dan mengatakan hendak salat tahajud.
Korban yang mulai curiga kemudian pamit untuk tidur seusai salat.
Korban kemudian tidur di sebuah kamar di lantai atas.
Pada saat tertidur itulah, korban merasakan dicabuli oleh Ipul hingga korban terbangun dan berteriak 'Astagfirullah.'
Setelah kejadian itu, korban kabur dari rumah Ipul dengan cara menyelinap diam-diam di kegelapan malam.
Pukul 04.00 WIB
Korban melaporkan perbuatan Ipul ke Polsek Kelapa Gading.
Ipul kemudian dijemput paksa dari rumahnya di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ipul kemudian diperiksa di Mapolsek Kelapa Gading.
Awalnya, Ipul membantah perbuatan cabul itu, tetapi kemudian ia akhirnya mengakui ketika polisi menyatakan akan melakukan swipe terhadap korban dan dirinya untuk dites DNA.