WARTABANJAR.COM - Artis serbabisa Boiyen mengaku tidak mau lagi menciptakan lagu-lagu yang bertema kesedihan.

Ada alasan khusus yang membuat Boiyen yang bernama asli Yeni Rahmawati ini mengambil sikap tersebut.

Karena itu pula, dia mengaku sedang menyiapkan lagu berjudul "Cowokku Tajir Melintir".

Menurut Boiyen, karya-karnya ke depan akan lebih membawa energi positif.

“Aku maunya sekarang bikin lagu yang bahagia-bahagia aja,” katanya, bebrapa hari lalu di Jakarta.

Menurut Boiyen, salama ini dirinya sering membuat lagu-lagu bertema kesedihan.

Dan, ternyata lagu-lagu itu selaras dengan kehidupannya. 

"Berasa relate," ucapnya. 

Baca Juga: Sarwendah Bakal Laporkan Penyebar Video AI Dirinya Bongkar Brankas Ruben Onsu

Baca Juga: Ari Lasso Lolos dari Maut, Pesawat Mendarat dalam Kondisi Ban Pecah

Boiyen pun lantas berpendapat lagu yang dibuat seseorang bisa menjadi seperti doa. 

“Lagu itu kayak doa. Aku nggak mau lagi ah bikin lagu gitu-gitu lagi,” ungkap Boiyen.

Pernikahan Boiyen memang berakhir dengan kesedihan.

Meskipun pernikahan mereka baru berlangsung dua dua, Boiyen sudah bercerai dengan sang suami, Rully Anggi Akbar. 

Boiyen menikah dengan Rully pada 15 November 2025.

Meski sangat menyedikan, Boiyen mengatakan perceraian itu juga membawa dampak positif bagi ketenangan batinnya.

"Tenang sih. Lebih kayak enggak tegang ya kayak tenang gitu. Ya udah kayak comeback ke Boiyen yang sebelumnya gitu," ujar Boiyen saat berbincang bersama Ivan Gunawan, seperti dilansir di akun Youtube @C8Podcast.

"Kita kan enggak suka yang ribet-ribet yang kayak, aduh udah sih santai-santai hidup ya, jangan punya masalah sama orang gitu kalau bisa ya," kata lanjutnya.

Perempuan 39 tahun ini mengatakan setiap orang memang memiliki karakter yang sulit diubah.

Kalaupun perubahan itu terjadi, lebih datang karena kemauannya sendiri, bukan karena paksaan dari orang lain.

"Kalau tabiat enggak bisa diubah. Yang bisa mengubah ya dirinya sendiri. Kita nggak bisa maksa orang buat berubah kan," ungkapnya.