WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR mengumumkan untuk meniadakan perayaan hiburan di Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Kamis (17/9/2026). 

Keputusan tersebut diambil di tengah berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, seperti gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, hingga tenggelamnya Kapal Virgo di perairan Jawa. 

Melalui unggahan video, Yamin menyebutkan persiapan menyambut perjalanan lima abad Kota Banjarmasin telah dilakukan dan dinantikan oleh berbagai pihak.

Namun, berbagai peristiwa yang terjadi  membuat pemerintah Kota Banjarmasin harus mempertimbangkan kembali bentuk peringatan lima abad Kota Banjarmasin.

"Keputusan ini tidak mudah, tapi kami mengambilnya dengan hati dan rasa kebersamaan. Lima ratus tahun Kota Banjarmasin adalah perjalanan yang penuh makna dan tentu ingin kita sambut dengan suka cita dan persiapan juga sudah dilakukan serta dinantikan berbagai pihak," ujar Wali Kota Banjarmasin.

Saat ini banyak musibah terjadi di Indonesia, termasuk Kalsel yang masih bergelut dengan karhutla yang menyebabkan banyak warga terserang ISPA. 

Banyak warga juga sedang berduka atas tragedi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8. 

Baca Juga: Proyek Jalan Lampihong-Paringin Sudah 67 Persen, Dinas PUPR Kalsel Janjikan Keterbukaan Informasi

Baca Juga: Informasi Terkini Pencarian Korban Kapal Virgo

Bahkan hingga kini, masih banyak yang menunggu keluarga Kapal Virgo yang belum ditemukan. 

"Beberapa waktu terakhir negeri ini sedang melewati peristiwa berat. Terbaru adalah tragedi KM Virgo 8 yang masih ada sampai saat ini keluarga yang menunggu kabar keselamatan keluarganya," ucapnya.

Atas pertimbangan tersebut, Pemko Banjarmasin memilih untuk meniadakan kegiatan hiburan di Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. 

Wali Kota menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah bekerja dan menggantungkan harapan pada berbagai kegiatan perayaan Harjad ke-500.