WARTABANJAR.COM, CONNECTICUT - Empat orang tewas setelah sebuah jet pribadi menabrak pabrik di Farmington, Connecticut Kamis pagi.

Dua pilot dan dua penumpang tewas ketika pesawat menabrak tanah dan meluncur ke pabrikan Jerman Trumpf di dekat Bandara Robertson kecil setelah saksi mata di sana mengatakan mengalami kesulitan untuk turun dari tanah.

Cessna Citation 560X sedang menuju ke Bandara Regional Dare County di North Carolina ketika jatuh sekitar pukul 10 pagi.

"Bahwa kami dapat memastikan bahwa tidak ada yang terluka di dalam adalah hikmah dari tragedi ini," kata Letnan Polisi Farmington Tim McKenzie kepada wartawan Kamis sore, menyebutnya 'ajaib' bahwa tidak ada satu pun dari sekitar 100 karyawan di dalamnya yang terluka, dilansir Daily Mail.

Tidak ada yang dibawa ke rumah sakit, kata McKenzie sebelumnya.

Saksi mata mengatakan pesawat itu berjuang untuk lepas landas dari bandara pada hari sebelumnya, menurut reporter Caitlin Francis dari WSFB. Itu menyentuh tanah sebelum akhirnya menabrak gedung pabrik.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan asap mengepul saat pesawat yang hancur tampak beristirahat di samping sisi bangunan yang hangus.

Cessna Citation 560Xs berharga $2,5 juta, menurut LibertyJet.com. Pesawat populer ini memiliki kapasitas untuk sembilan penumpang.

Gubernur Connecticut Ned Lamont berterima kasih kepada responden pertama di tempat kejadian dan menambahkan bahwa pesawat itu mungkin mengalami masalah mekanis dan menabrak kabel listrik setelah lepas landas dari bandara terdekat.

'Ini adalah fasilitas kimia di dalam sehingga ada banyak kebakaran lain yang terjadi. Responden pertama kami yang luar biasa ada di sini segera, tetapi tidak banyak yang bisa diselamatkan dalam hal orang-orang di pesawat, "kata Lamont kepada WTNH.

'Saya merasakan tragedi itu. Saya merasa ini adalah negara bagian yang mengalami banyak kerugian baru-baru ini.'

Sebelumnya pada hari itu, seorang polisi negara bagian dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis setelah mobil polisinya tersapu banjir pada pukul 4 pagi di Woodbury, menurut Hartford Courant.