WARTABANJAR.COM, KANDANGAN – Warga di kawasan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang biasa menggantungkan nafkahnya dengan mencari kayu manis, bisa bernapas lega.
Pasalnya, harga kayu manis yang dihasilnya masyarakat pedalaman Loksado, Pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan, belakangan ini kian membaik hingga cukup mensejahterakan warga setempat.
Wartawan Antara Biro Kalsel yang berada di Loksado, Minggu menyaksikan kian banyak warga menggeluti usaha kayu manis, terlihat banyak warga bekerja membersihkan kulit kayu manis di pelataran rumah masing-masing, kemudian dijemur, lalu setelah kering di ikat, dan siap di jual.
Beberapa warga menuturkan, harga kayu manis belakangan ini kian membaik, kualitas baik mencapai Rp75 ribu per kilogram, itu harga cukup tinggi dalam sejarah usaha kayu manis di kawasan Pegunungan Meratus tersebut.
Menurut mereka, untuk menjual kayu manis gampang sekali, karena pembeli atau pedagang pengumpul berdatangan ke lokasi rumah mereka, ada yang membawanya ke Banjarmasin, bahkan ada yang membawanya ke Pontianak.







