Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ingatkan Jangan Sampai Hutan Sosial Beralih Jadi Perkebunan

Dulu di lokasi itu sebelumnya pernah ditanami pohon pisang namun akhirnya malah rugi karena diserang hama dan penyakit. Lebih parah lagi saat ditanam pisang banyak kawasan yang mengalami longsor.

Menurut Dedu, akhirnya warga menanami hutan dengan bambu.

Diungkapkan Dedi Mulyadi, hasilnya banyak manfaat yang dirasakan oleh warga sekitar, seperti tanaman bambu terbukti kokoh menahan longsor.

Bambu juga menyerap partikel polusi yang berasal dari sentra industri di sekitar Waduk Jatiluhur.

Membuat teduh dan memecah udara agar tidak terjadi angin kencang di sekitar waduk.

Terakhir, nyatanya bambu sangat potensial dari segi ekonomi. Buktinya warga sekitar banyak yang menjadi OKB alias orang kaya baru dengan membudidayakan bambu.

Sekarang yang jadi pertanyaan ini untuk kepentingan warga mana? Warga mana yang mau ditingkatkan kesejahteraannya?

Inilah kebiasaan orang Indonesia. Selalu gagal paham dan selalu berlindung dalam kepentingan ‘warga’. Padahal warga yang sebenarnya sudah nyaman dan sejahtera dengan apa yang mereka lakukan.

Kang Dedi berkomitmen untuk berjuang bersama warga agar hutan bambu terus lestari melindungi Waduk Jatiluhur. (ant/edj)

Editor: Erna Djedi