Tradisi dan Macam Kuliner Khas Hari Asyura 10 Muharram di Berbagai Negara

Walaupun sama-sama bernama puding Asyura, namun ternyata bahan yang digunakan antara puding Asyura di Turki dengan puding Asyura yang berasal dari Mesir berbeda.

Puding Asyura di Mesir terdiri dari gandum, pati, susu dan kacang-kacangan.

3. Malaysia

Berbeda dengan perayaan hari Asyura di Turki dan Mesir, perayaan hari Asyura di Malaysia dilakukan dengan membuat bubur Asyura bersama-sama.

Kegiatan ini biasa dilakukan di negara Malaysia bagian utara, selatan serta pantai timur.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kegiatan ini sekarang hanya dilakukan di beberapa masjid dan surau tertentu.

Saat memasak bubur Asyura, biasanya anak-anak juga berkumpul dan menunggu bubur tersebut hingga matang.

Dalam penyajiannya, bubur Asyura Malaysia sangatlah unik.

Bubur akan disajikan di dalam mangkuk yang berasal dari batok kelapa dan telah dilapisi oleh daun pisang.

Selain itu, sendok yang digunakan pun tidak kalah unik, yaitu terbuat dari daun nanas.

4. Indonesia

Selain melakukan puasa sunah, masyarakat Indonesia juga memiliki tradisi unik dalam merayakan hari Asyura.

Tradisi tersebut biasa dikenal dengan lebaran anak yatim.

Biasanya warga yang berkecukupan akan berdonasi kepada anak yatim piatu yang ada di lingkungan sekitarnya.

Ada juga beberapa di antara mereka yang secara khusus membuat acara dan mengundang anak-anak yatim piatu ke acara tersebut.

Di samping itu, di beberapa daerah yang ada di Indonesia juga mengenal bubur Asyura namun bahan-bahan yang digunakan di setiap daerah satu sama lain berbeda sehingga rasanya tidak sama.

Begitulah perayaan hari Asyura 10 Muharram dari beberapa negara di dunia. (brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal