WARTABANJAR.COM, MAIDUGURI – Seorang anak perempuan yang diculik Boko Haram di kota Chibok, Nigeria, telah dibebaskan, kata gubernur negara bagian Borneo pada Sabtu.
Anak itu adalah satu di antara lebih dari 200 siswi sebuah sekolah menengah pertama yang diculik kelompok militan tersebut pada suatu malam, April 2014.
Peristiwa itu menyulut kemarahan dunia internasional.
Kampanye bertagar #bringbackourgirls viral di media sosial.
Gubernur Babagana Zulum mengatakan gadis itu dan seseorang yang menikahinya selama disandera menyerahkan diri ke militer 10 hari lalu.
Zulum mengatakan pihak berwenang berusaha mengidentifikasi anak itu dan menghubungi orangtuanya.
Siswi yang diculik Boko Haram awalnya sebanyak 270 anak, namun 82 di antaranya dibebaskan pada 2017 setelah proses mediasi.
Sebelumnya, 24 anak sudah dibebaskan atau ditemukan.







