Orangtua Masa Kini Menyiasati Mengasuh Anak Sambil WFH
Sebelum pandemi pun, semua orang tahu pola pengasuhan anak memang seharusnya dibagi secara merata antara ibu dan ayah.
Namun pada praktiknya sering dilakukan adalah ibu lebih mendominasi pola pengasuhan daripada ayah.
Di masa pandemi ini dengan situasi yang sama- sama bekerja dari rumah, kedua orang tua bisa memperbaiki pola pengasuhan tersebut dengan berbagi tugas dan peran.
Dokter Ade menyarankan baik ayah maupun ibu harus memiliki porsi waktu yang sama untuk mengurus anak baik di usia dini atau pun di usia bersekolah yang mengharuskan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan agar anak merasa diperhatikan dan mendapatkan porsi kasih sayang yang sama besarnya dari kedua belah pihak.
“Misalnya ayah membantu anaknya di pagi hari untuk siap-siap PJJ, sementara ibu bersiap bekerja karena kan pandemi ini tentu memotong waktu yang sebelumnya dihabiskan untuk mobilisasi ke kantor kan. Setelah ibu siap, ayahnya kemudian siap-siap bekerja dan hal yang belum disiapkan bisa dibantu ibu. Jadi seimbang,” kata dokter Ade.
Psikolog Klinis Ratih Ibrahim pun menyatakan hal yang sama bahwa baik ibu dan ayah harus memiliki peran dan porsi yang sama besarnya dalam pengasuhan anak.
Ayah berperan besar untuk melengkapi respons perilaku yang lebih beragam agar bisa dikenali oleh si buah hati.
Dengan porsi peran yang seimbang antara ibu dan ayah khususnya di masa pandemi maka anak pun bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan bisa melakukan eksplorasi diri dengan lebih berani.
“Kerja sama yang baik antara ibu dan ayah dalam proses pengasuhan akan menciptakan suasana keluarga yang hangat dan aman, suasana ini mendukung buah hati tumbuh berkembang dengan optimal,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.
Selain berbagi peran dan porsi pengasuhan, untuk memberikan hasil yang optimal dalam menjalankan kerja dari rumah orang tua perlu membagi ruang dan penjadwalan waktu sehingga bisa memisahkan antara kepentingan kerja dan keluarga.