Pelaku Pembunuhan di Pelambuan Tertangkap Berkat Keterangan Orang Ini
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tim gabungan terdiri dari Resmob Polda Kalsel, Ops Jatanras Resta Banjarmasin, Timsus Resta Banjarmasin, Buser Banjarmasin Barat, dan Resmob Batola berhasil mengungkap kasus pembunuhan di di Jalan PM Noor, Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Dalam operasi yang dipimpin Kanit Resmob AKP Endris Ary Dininda SIK MH, tersangka bernama Muhammad Ripani (27) ditangkap di daerah Sungai Lauk, Kabupaten Baritokuala (Batola).
"Pelaku ditangkap Kamis pukul 22.30 Wita oleh Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel, Ops Jatanras Resta Bjm, Timsus Resta Bjm, Buser Banjarmasin Barat, Resmob Batola," ujar AKP Endris, Jumat (16/7/2021).
Terungkap pula, polisi mengetahui Muhammad Ripani sebagai pelaku penusukan terhadap Pardiansyah (26) berkat keterangan dari kakak korban.
Setelah penyidik melakukan interogasi terhadap kakak korban, diketahui bahwa kakak korban mengenali pelaku yakni Muhammad Ripani.
Berdasarkan keterangan kakak korban tersebut, tim gabungan kemudian melakukan pengejaran ke daerah Batola, yakni di Sungai Lauk.
Di tempat ini, polisi melakukan pendekatan terhadap kakak pelaku dan memberikan penjelasan terkait perbuatan yang sudah dilakukan pelaku.
"Dari hasil pendekatan dengan pihak keluarga pelaku, melalui negosiasi, akhirnya pelaku menyerahkan diri," ujarnya.
Menurut Endris, pelaku mengaku awalnya tidak bermaksud melakukan penganiayaan yang berujung tewasnya korban Pardiansyah.
Pelaku emosi saat melihat korban, karena sebelumnya mengetahui korban selalu mendekati istri pelaku.
Bersama pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah sajam lengkap dengan kumpang warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Scoopy DA 6439 MAH warna hitam putih, satu lembar baju kaus warna biru, dan
lembar celana jins warna biru.
Untuk diketahui, peristiwa berdarah terjadi di Pelambuan pada Kamis (15/7) sore sekitar pukul 17.00 Wita.
Dalam kejadian itu, Pardiansyah ditusuk menggunakan senjata tajam oleh Muhammad Ripani.
Pardiansyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin. Namun nyawannya tidak tertolong. (edj)
Editor: Erna Djedi