“Karena rakor ini penting sekali agar koordinasi Kemenkominfo dengan pemerintah daerah memastikan tersedianya lahan dengan koordinat yang tepat,” katanya.
Menteri mengatakan hal yang tidak diinginkan yaitu lahan yang disediakan untuk pembangunan BTS, namun ketika selesai hanya menjangkau wilayah hutan, dan tidak menjangkau layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pemukiman masyarakat dan sebagainya.
Kemudian berbagai informasi muncul di media massa seperti para siswa dan guru naik gunung untuk mencari signal, kepala desa yang harus memanjat pohon untuk mengikuti rapat secara virtual dan sebagainya.
“Jangan sampai lagi seperti ini, sehingga kita perlu sama dan sejalan untuk menentukan di mana titik-titiknya sehingga pembangunan BTS berdampak panjang, sejalan dan searah dengan pembangunan wilayah,” katanya. (ant)
Editor: Erna Djedi







