Kapolresta Banjarmasin Apresiasi Antusiasme Warga Banjarmasin Selatan Ikut Vaksinasi
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan SIK MM, memberikan apresiasi kepada warga Banjarmasin Selatan yang sangat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Vaksinasi dilaksanakan di halaman Mapolsek Banjarmasin Selatan, Senin (14/6/2021), pagi hingga siang.
Vaksinasi ini sendiri merupakan respons jajaran kepolisian guna mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat.
"Ini merupakan dukungan Polri, dalam rangka membantu pemerintah guna mempercepat pemberian vaksin tahap kedua kepada masyarakat di Kota Banjarmasin," kata Kapolresta.
Dia melanjutkan, kegiatan ini bekerja sama dengan vaksinator dari Biddokkes Polda Kalsel, RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Banjarmasin, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan RS Sultan Suriansyah.
"Dengan demikian diharapkan agar pemberian vaksin kepada masyarakat ini bisa cepat,” terangnya saat memantau langsung jalannya Vaksinasi didampingi Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono SSos.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa vaksinasi ini tidak hanya ditarget untuk tahap kedua saja.
Namun bagi masyarakat yang belum melakukan di vaksin bisa melakukan tahap pertama.
“Tadi ada 157 warga Kecamatan Banjarmasin Selatan yang mengikuti vaksinasi baik tahap kedua maupun sebelumnya belum disuntik vaksin covid-19, ” jelas Kapolresta Banjarmasin.
Selain itu, ia juga menuturkan bahwa antusias masyarakat untuk divaksin terlihat cukup tinggi. Dan ini merupakan upaya bersama untuk membentuk herd immunity sesuai program pemerintah.
“Langkah mengikuti vaksinasi adalah salah satu ikhtiar diri untuk memperkuat daya tahan tubuh agar tidak mudah terpapar virus covid-19, ” tutur Kapolresta Banjarmasin.
Untuk diketahui sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, para penerima terlebih dahulu harus menjalani proses screening riwayat kesehatan, salah satunya pemeriksaan tensi darahnya.
Selanjutnya apabila telah memenuhi syarat, maka setelah itu baru dilakukan penyuntikan vaksin oleh tim medis. (edj)
Editor: Erna Djedi