WARTABANJAR.COM, BARABAI – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menyatakan bahwa keluarga mayat yang ditemukan di sungai dekat objek wisata Pagat Batu Benawa menolak untuk dilakukan visum dan otopsi.
“Mayat yang diketahui bernama Juhri warga Desa Batu Tunggal yang tinggal di desa Baru Wake itu menurut keluarganya meninggal karena tenggelam,” kata Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalu Kasubag Humas Iptu Soebagio, Kamis (10/6).
Menurutnya, karena setelah pemeriksaan pada mayat juga tidak terdapat tanda-tanda bekas kekerasan, penyelidikan terhadap kasus tersebut dihentikan.
“Itu atas permintaan keluarga,” katanya.
Namun diterangkannya tidak menutup kemungkinan dibuka kembali jika ada pelaporan terhadap kejanggalan kematian Juhri.







