Penyuluh Agama Islam di Tanah Bumbu Jangan Anggap Remeh Wawasan Kebangsaan

Kedua, yakni masalah keamanan nasional. Dimana dalam hal ini disampaikan materi terkait bahaya penyalahgunaan Nafza oleh Polres Tanbu.

Ketiga, para peserta juga menerima materi terkait sosialisasi peraturan bersama menteri tentang perizinan rumah ibadah yang disampaikan Ketua FKUB Tanbu.

Disisi lain, Kepala Kemenag Tanbu juga berharap kepada para penyuluh agama Islam agar mempublikasikan kegiatan penyuluhan yang dilakukan.

“Kegiatan yang kami laksanakan agar dipublikasikan, sehingga masyarakat mengetahui kegiatan apa saja dan materi apa saja yang disampaikan, sehingga pengetahuan masyarakat juga meningkat,” ujarnya.

Bupati Tanbu, HM Zairullah Azhar dalam sambutan tertulisnya disampaikan Staf Ahli Bupati Dahliansyah mengatakan, atas nama pemerintah daerah, menyambut baik dan sangat mengapresiasi dilaksanakannya Peningkatan Kompetensi Bagi Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS.

Karena, pentingnya pembekalan dan pemahaman kepada penyuluh agar bisa memberi pencerahan kepada masyarakat, sebagai penyambung informasi dari Kemenag.

Lebih lanjutnya, penyuluh diharapkan tidak hanya sebatas pada memberikan tausiyah atau ceramah, tetapi juga informasi terbaru masalah keagamaan yang berkaitan dengan zakat, wakaf, haji/umroh maupun masalah pendidikan lainnya kepada masyarakat. Kemudian, peran serta penyuluh dalam rangka menekan angka perceraian di Kabupaten Tanah Bumbu juga sangat diharapkan. Terpenting bagaimana penyuluh mampu menyampaikan informasi terkait Pandemi Covid-19. (has/mckominfotanbu)

Editor : Hasby