Alat ini dapat menghitung dengan 120 indikator kinerja utama dari satu brand fesyen, yang mencakup semua tahapan acara, mulai dari mendaftar dengan rumah produksi hingga casting dan fitting, dan termasuk komunikasi digital.
Sejumlah perusahaan produksi pertunjukan dan firma kehumasan terlibat dalam proyek ini, selain sejumlah rumah mode.
“Alat itu nantinya akan dibagikan dengan penyelenggara peragaan busana di belahan dunia lain,” kata Morand.
Alat lainnya dikembangkan untuk koleksi busana dari brand fesyen guna mengukur dampak sosial dan lingkungan mereka.
Institute Française de la mode mengambil bagian dalam proyek itu, bersama dengan sejumlah federasi industri fesyen di Prancis, dan rencananya juga akan diluncurkan pada bulan September 2021.
Seperti halnya alat untuk mengukur dampak pagelaran busana, alat ini dimaksudkan untuk digunakan secara luas oleh industri fesyen.
Federasi telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi jejak karbon pada lingkungan dari Pekan Mode Paris, dengan menggunakan angkutan berupa mobil listrik untuk mengangkut peserta ke pertunjukan di sekitar ibu kota, mendaur ulang limbah dan bekerja dengan organisasi La Réserve des Arts untuk penggunaan kembali set. (ant)
Editor: Erna Djedi







