WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Video pernyataan Calon Gubernur Kalsel, Denny Indrayana menyebut Martapura merupakan daerah agamis, praktik jual beli suara sangat gampang terjadi dinilai ‘melukai’ para murid Abah Guru Sekumpul dan para ulama serta habaib di Kabupaten Banjar.

Habib Muhammad bin Hasan Bahasyim di Martapura mengatakan, sangat-sangat kecewa dan keberatan dengan sikap Denny Indrayana yang dinilainya merendahkan masyarakat Kabupaten Banjar dan khususnya Martapura sebagai Kota Serambi Mekah.

“Dengan ini saya menyatakan bakal menjaga kehormatan para habaib dan ulama kami, karena mereka panutan kami. Serta akan menjaga Martapura dari sikap-sikap orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan keadaan seperti ini,” tegas Habib  Muhammad bin Hasan Bahasyim, di Martapura, beberapa hari lalu.

Hal senada disampaikan Habib Umar bin Hasan Bahasyim. Sebaga warga Martapura Kabupaten Banjar, keberatan dengan Denny Indrayana dan timnya yang menyebar stiker bertulis ambil uangnya jangan pilih orangnya, karena stiker itu berarti anjuran kepada masyarakat agar tidak memilih.

Dia menghimbau, masyarakat Banjar justru jangan sampai golput. Justru harus memilih dan tetap pergunakan hak suara dengan ikut mencoblos.

Bahkan Habib Umar secara pribadi menyatakan justru semakin tertantang untuk memenangkan Paman Birin gara-gara tudingan Denny bahwa 70 persen masyarakat Banjar pelaku politik uang.

“Kami warga Banjar, khususnya Martapura, bakal memilih Paman Birin bukan karena duitnya. Kita insya Allah memilih calon terbaik untuk kemajuan Kalsel,” tandas Habib Umar. 

Pernyataan keberatan atas tudingan Denny juga disampaikan Guru Ahmad dari Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar. Dirinya sebagai warga Kecamatan Mataraman dan sebagai murid Abah Guru Sekumpul, sangat keberatan dan tidak terima atas pernyataan Denny yang mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Banjar 70 persen menjual suara atau pelaku money politik.

“Kami bakal tetap memilih Paman Birin meski tanpa uang. Mudah-mudahan dengan berkat Abah Guru Sekumpul, Paman Birin menang,” doa Guru Ahmad.