WARTABANJAR.COM, JAKARTA-Belum lama ini ada beberapa kejadian viral dimana kurir barang dimarahi bahkan dimaki pembeli yang membeli barang dari online shop memakai sistem pembayaran cash on delivery (COD).
Kejadian itu viral di media sosial, membuat banyak kalangan kemudian meminta sistem COD dihapuskan saja karena sering merugikan kurir bahkan jual penjual karena pembelinya khususnya dari kalangan tua gaptek dan tidak mengerti sama sekali sistem COD.
Metode pembayaran COD alias bayar di tempat di lokapasar (e-commerce) diadakan guna memudahkan konsumen yang ingin berbelanja secara daring meski tidak memiliki dompet digital, kartu debit atau kartu kredit.
Lokapasar-lokapasar yang beroperasi di Indonesia telah menyediakan keterangan mengenai tata cara berbelanja dengan fitur pembayaran tunai ketika barang diterima konsumen untuk mengakomodasi kepentingan semua pihak.
External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya mengatakan pihaknya terus mengedukasi pengguna terkait langkah-langkah yang perlu diperhatikan oleh mereka untuk menjaga transaksi belanja yang aman dan nyaman.
“Seperti misalnya memastikan reputasi toko penjual serta deskripsi dan ulasan produk dari pembeli,” kata Ekhel kepada ANTARA.
Carilah toko-toko yang terbukti punya reputasi bagus, salah satunya dengan mencari toko dengan ulasan-ulasan positif dari pembeli.
Lihat foto-foto yang diunggah dalam ulasan pembeli dan bandingkan dengan deskripsi yang disediakan oleh penjual.
Toko yang tepercaya akan mengirimkan barang sesuai deskripsi.
Demi keamanan bersama, pengguna disarankan untuk tidak melanjutkan komunikasi dan transaksi di luar platform lokapasar.
Bila ada pertanyaan lebih lanjut seputar barang yang ingin dibeli, tanyakan kepada penjual melalui fitur percakapan yang tersedia dalam platform.
“Kami juga menyarankan masyarakat untuk merekam video ketika membuka paket,” lanjutnya.







