Proklamasi Gubarnur Tantara ALRI Divi IV Partahanan Kalimantan salah bentuk politik melawan penjajah Belanda yang mau kembali bercokol di Indonesia, tak terkecuali “Bumi Perjuangan Pangeran Antasari” Kalsel.
Untuk kembali menjajah Indonesia, dengan licik Belanda membonceng Tentara Netherland Indies Civil Administration (NICA) mau membentuk Negara-Negara Bagian atau Republik Indonesia Serikat (RIS) guna lebih memudahkan memecah belah bangsa Indonesia.
Pembacaan teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divi IV Partahanan Kalimantan tersebut di kawasan pedalaman Pegunungan Meratus atau tepatnya Mandapai Gunung Munggu Raya wilayah Kandangan, kini Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) oleh Hasan Basri, 17 Mei 1949.
Sebagai catatan ketika menjadi Paperdahan Kalsel, Hasan Basri dengan berani melarang keberadaan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Bumi Perjuangan Pangeran Antasari Tahun 1960, yang kemudian mendapat teguran Presiden Soekarno, namun putra Indonesia kelahiran Kandangan tersebut tidak mengindahkan. (ant)
Editor: Erna Djedi







