Pj Gubernur Imbau Warga Kalsel Jangan Lengah Seperti Kasus India

Masih tingginya penambahan kasus COVID-19 tersebut, tambah Safrizal, maka upaya penurunan kasus harus terus dilakukan, supaya tidak mengalami kondisi serupa di India.

“Pengalaman buruk di India yang sempat mengkalim berhasil, lalu lengah dengan acara keagamaan, dan berujung pada penyebaran kasus yang besar-besara,” katanya saat menjadi nara sumber dalam diskusi bertajuk Bedah Banua Sinergitas Penanganan COVID-19 di Kalimantan Selatan yang digelar Yayasan Amnesia Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Safrizal mengungkapkan, dalam kurun waktu Januari – April, tercatat 17.312 kasus dengan rincian yang sembuh 15.712 orang (90,76 persen), pasien aktif sebanyak 1.248 orang (7,21 perse ), dan meninggal dunia 352 orang (2,07 persen).

“Kasus masih didominasi Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Sementara, Kabupaten HST merupakan daerah tertinggi kematian,” sebutnya. (ant)

Editor: Erna Djedi