Sejak muda, Nabi Muhammad mempunyai kebiasaan menyendiri, Kebiasaan ini tidak surut meskipun Nabi Muhammad sudah menikah dengan Sayyidah Khadijah.
Dalam keadaan yang sering gelisah dan menyendiri itu, Sayyidah Khadijah adalah pelipur dan penenang Nabi Muhammad yang paling utama.
Nabi Muhammad berumah tangga dengan Sayyidah Khadijah selama kurang lebih 25 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, mereka dikaruniai enam anak yaitu dua putra dan empat putri.
Dua putra mereka dinamai Qasim dan Abdullah, sementara empat putri mereka adalah Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah. Ringkasnya, 25 tahun rumah tangga Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah diliputi kebahagiaan dan keriangan. Dan selama itu pula Nabi Muhammad tidak mengambil istri lagi.
Baru setelah Khadijah meninggal, ia ‘memilih’ poligami. Ini berarti periode poligami Nabi Muhammad lebih singkat (hanya 12 tahun) dibanding masa monogaminya. Ringkas kisah, Ummul Mukminin, Sayyidah Khadijah menghembuskan nafas terakhir di pangkuan Rasulullah SAW.
Sayyidah Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Yatsrib (Madinah). Sayyidah Khadijah wafat pada usia 65 tahun saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun. (has)
Editor : Hasby







