WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Dra Hj Rachmah Norlias mengharapkan, mahasiswa di provinsinya menjadi penggerak budaya Banua atau daerah sendiri.
Harapan itu saat penyebarluasan atau sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal, ujar Staf Subbag Rumah Tangga Protokol dan Kehumasan Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel Lupi N Adiyatna melalui WA-nya, Senin (12/4/2021) malam.
Selain itu, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin tersebut mengharapkan, agar mahasiswa Kalsel dapat menyebarkan kepada teman dan keluarga dekat, bahwa betapa pentingnya budaya Banua.
Dalam sosialisasi Perda (Sosper) 4/2017 di Aula Kantor Camat Banjarmasin Selatan, Jalan Tembus Mantuil Rt. 22 Banjarmasin, Senin (12/04) itu, “Srikandi” Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menghadirkan mahasiswa “Duta Kampus” Kalsel.
Menurut wakil rakyat yang akrab dengan sapaan Ibu Amah itu, budaya Banua (maksudnya budaya daerah Banjar Kalsel) perlu dilestarikan.
“Karena anak-anak/generasi muda Banjar atau Kalsel banyak tidak tau dengan budaya daerah, sebab mereka saat ini lebih suka bermain gadget ketimbang mengenal budaya lokal, sehingga menyebabkan budaya lokal mulai banyak dilupakan,” lanjutnya.







