6 Film Cocok Temani Ngabuburit Saat Bulan Puasa Ramadhan 1442 Hijriah
Para penulis terinspirasi oleh kisah kehidupan nyata, mereka menulis naskah selama Arab Spring dan persidangan Geert Wilders.
Film ini ditayangkan perdana di BFI London Film Festival pada tahun 2016.
Ulasan media sangat baik dan secara internasional film tersebut diterima dengan baik lewat berbagai penghargaan, termasuk mewakili Belanda dalam entri Best Foreign Language Film untuk Academy Awards ke-90.
Layla M. dapat disaksikan di Netflix.
3. The Breadwinner (2017)
Selain film fitur berbalut nuansa dan referensi Islam, ada pula film animasi yang mengangkat kehidupan di negara mayoritas Muslim.
The Breadwinner dari studio animasi Irlandia Cartoon Saloon disutradarai oleh Nora Twomey dan eksekutif yang diproduksi oleh Mimi Polk Gitlin dan Angelina Jolie.
Berdasarkan novel terlaris oleh Deborah Ellis, film tersebut merupakan produksi bersama internasional antara Kanada, Republik Irlandia dan Luksemburg.
Berfokus pada Parvana, seorang gadis berusia 11 tahun yang tinggal di Kabul di bawah Imarah Islam Afghanistan.
Ayahnya, Nurullah adalah seorang guru sekolah yang mengalami gangguan fisik selama Perang Soviet-Afghanistan.
Karena perang, dia kehilangan kaki kirinya dan sekarang bekerja sebagai penjaja.
Suatu hari, saat makan malam, dia ditangkap secara tidak adil setelah seorang anggota muda Taliban, Idrees, mengira dia menghinanya ketika keduanya menjual barang di pasar.
Mulai dari sanalah konflik dan cerita dimulai.
Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto 2017.
The Breadwinner menerima nominasi untuk Fitur Animasi Terbaik di Academy Awards ke-90.
Film ini bisa disaksikan di Netflix.
4. What's My Name: Muhammad Ali (2019)
Jika Anda ingin menonton film dokumenter tentang sosok Muslim, What's My Name: Muhammad Ali bisa menjadi pilihan yang menarik.